Pagi ini Bimo bersepeda di area gunung. Ia melewati jalan yang cukup curam. Diketahui kemiringan jalan yang dilalui roda sepeda Bimo adalah 4. Roda sepeda Bimo berpusat pada bidang kartesius (0,0) serta memiliki jari-jari 8.Soal : Jika roda sepeda Bimo selalu bergesekan dengan jalan yang ia lalui, tentukan Benar atau Salah pernyataan berikut …Perintah : Klik pada pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)Pernyataan 1. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 2. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 3. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 4. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 5. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankBenar Salah
Question
Pagi ini Bimo bersepeda di area gunung. Ia melewati jalan yang cukup curam. Diketahui kemiringan jalan yang dilalui roda sepeda Bimo adalah 4. Roda sepeda Bimo berpusat pada bidang kartesius (0,0) serta memiliki jari-jari 8.Soal : Jika roda sepeda Bimo selalu bergesekan dengan jalan yang ia lalui, tentukan Benar atau Salah pernyataan berikut …Perintah : Klik pada pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)Pernyataan 1. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 2. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 3. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 4. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankPernyataan 5. Persamaan garis singgung roda dengan jalan adalah blankBenar Salah
Solution
Maaf, pertanyaan Anda tidak lengkap. Anda tidak memberikan pilihan jawaban atau informasi yang cukup untuk menentukan persamaan garis singgung roda dengan jalan. Harap berikan informasi lebih lanjut atau pilihan jawaban.
Similar Questions
Senyum BapakKarya Fenty Nadia Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. Biasanya tidak pernah absen untuk selalu bercerita tentang pekerjaanna di pabrik kue yang wanginya terus membuatnya lapar. Dirinya bercerita tentang tugasnya membungkus kue-kue manis hangat berwarna cokelat dan kejadian-kejadian seru di pabriknya. Wangi yang bisa kucium dari kemejanya saat bapak sampai di rumah.Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya.Bapak pun langsung masuk ke kamar tanpa banyak bicara. Di meja makan, Ibu terlihat mengkhawatirkan walaupun tidak ada kata-kata.***Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. Aku yang mencoba bertanya pun tidak dihiraukannya. Sedih hatiku tidak lagi mendengar cerita Bapak. Ibu hanya bisa mengusap pundakku saat mengetahui kesedihanku.Namun, tiba-tiba malam ini wajah Bapak kembali ceria. Muncul lagi gurat-gurat bahagia di wajahnya. Jika malam-malam sebelumnya dia hanya melihat sekilas, kini dia kembali mengusap kepalaku seperti dahulu saat bajunya masih tercium bau manis kue. Senyumnya kembali merekah di wajah lelahnya.Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. Dia pun dipindah ke bagian pengepakan barang dengan kardus-kardus besar berwarna cokelat. Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati.Tugasnya kali ini adalah memindahkan kardus-kardus kue besar ke dalam gudang. Setiap hari dia harus bolak-balik puluhan kali yang menyusun kardus tersebut. Tidak lagi diciumnya kue manis yang membuatnya lapar. Kini, hanya ada bau apak kardus bercampur keringatnya. Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa. Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. ”Jangan takut berubah, Man,” kata Bapak. ”Lihat Bapak. Kemarin Bapak terus ngedumel karena badan yang lelah dan bau keringat. Tapi sekarang Bapak senang karena sakit dengkul Bapak sudah tidak datang lagi,” jelasnya. Aku pun mengangguk senang. Kuingat terus dalam hati perkataan Bapak. Begitu juga senyumnya yang terus menikmati pekerjaannya.Sumber: www.pixabay.comBerdasarkan cerpen tersebut konflik yang terjadi adalah...Klik kolom BENAR untuk pernyataan yang BENAR dan klik kolom SALAH untuk pernyataan yang SALAH.Pernyataan 1: Kemarin, lagi-lagi Bapak pulang dengan wajah lelahnya. Tidak ada lagi bau manis di bajunya. blankPernyataan 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. blankPernyataan 3: Bapak yang merasa kecewa karena tugasnya yang lebih berat dari pada sebelumnya hanya bisa menggerutu dalam hati. blankPernyataan 4: Dengkul Bapak makin kuat, katanya. Senyum merekah di wajahnya. blankSALAH
Aku menghela nafas panjangBeberapa angkot biru seperti biasa berhenti di bibir jalan semaunya. Menurunkan penumpang semaunya. Membuat lebih panjang kemacetan malam ini. Sopir angkot itu sedikit pun tak peduli, meski klakson mobil di belakangnya menyalak buas. Penumpang juga semaunya menggembangkan payung sebelum kaki melangkah turun dari mobil. Membuat penumpang lain yang terkena terpaan payung mengomel.Namun, ada yang diuntungkan oleh kejadian itu. Beberapa remaja tanggung yang bergerombol di seberang jalan yang hendak menyeberang. Angkot yang berhenti semaunya itu membuat mereka bergerak ketawa-ketiwi. Malam Minggu. Mereka punya banyak alasan untuk keluar rumah.Warung-warung tenda makanan memadati jalan sepanjang mata memandang. Dipenuhi anak muda yang datang dua-tiga. Cuaca dingin dan rinai hujan membuat kepulan asap dari kuali nasi goreng, tungku bakar sate, panci soto, dandang ayam sayur, dan puluhan jenis makanan lainnya amat mengundang selera.Sumber: https://www.academia.eduSoal: Majas yang terdapat pada penggalan paragraf tersebut adalah? Sertakan bukti kalimatnya!
Jodohkan kalimat berikut berdasarkan struktur pada teks cerpen dengan baik dan benar!Perintah : Ambil dan letakkan Pilihan jawaban yang sesuai dengan pernyataan!Kalimat 1: Namun, malam ini bapak tidak lagi bercerita. Wangi kue yang biasanya tercium dari bajunya berubah menjadi bau keringat. Kutatap lagi wajah kekarnya, masih pula menangkring kerutan di jidatnya. blankKalimat 2: Di meja makan, Bapak pun bercerita. Dia tak lagi bekerja membungkus kue, katanya. Mesin-mesin besar menggantikan tugasnya. blankKalimat 3: Beberapa hari belakangan wajah Bapak kembali merungut. blankKalimat 4: Namun, makan lama makin dirasakan nikmatnya. Tubuhnya yang dulu mudah sakit karena hanya berdiri di satu tempat saja, sekarang tidak lagi di rasa.
Berikut ini pernyataan-pernyataan yang benar tentang Peristiwa Rengasdengklok antara lain ....Klik pada pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)Peristiwa Rengasdengklok merupakan salah satu peristiwa yang membekas di sepanjang sejarah Indonesia. Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan terhadap Soekarno dan Hatta yang terjadi pada 16 Agustus 1945. blankGolongan tua dan golongan muda memiliki persamaan pendapat terkait kapan waktu yang tepat untuk mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. blankDjiaw Kie Siong adalah nama sang pemilik rumah yang menjadi tempat singgah Soekarno dan Hatta ketika mereka "diculik" oleh para pemuda. blankAhmad Subardjo adalah orang yang menjemput Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta untuk mempercepat Proklamasi Kemerdekaan. blank √ X
Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat majemuk setara berikut adalah ...a.Saya ingin memberi buku; namun uang saya belum cukup.b.Bukan keindahan alamnya. Melainkan keramahan orangnya yang menjadi daya tarik Indonesia.c.Saya telah mengunjungi Taman Mini beberapa kali sedangkan, dia belum pernah sama sekali.d.Dia tidak belajar tari Bali, tetapi belajar tari Betawi.
Upgrade your grade with Knowee
Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.