Knowee
Questions
Features
Study Tools

Penyaluran tegangan listrik dari pembangkit listrik ke para pengguna menggunakan transformator seperti pada gambar di atas. Transformator atau trafo menggunakan kumparan (solenoid) dan medan magnet yang dihasilkan untuk meningkatkan atau menurunkan tegangan listrik sesuai kebutuhan. Transformator pada dasarnya terdiri atas lilitan primer dan lilitan sekunder yang dihubungkan dengan inti besi. Lilitan primer yang mendapat tegangan AC akan menginduksi inti besi sehingga menjadi magnet. Perubahan arah arus AC membuat medan magnet yang terbentuk berubah-ubah sehingga menghasilkan tegangan AC pada ujung-ujung kumparan sekunder.SoalBerdasarkan informasi di atas, analisislah tegangan sekunder dan arus pada kumparan sekunder apabila diketahui bahwa sebuah transformator memiliki 300 lilitan pada kumparan primer, 30 lilitan pada kumparan sekunder, tegangan primer sebesar 220 Volt, dan arus listrik yang mengalir pada lilitan primer sebesar 1 Ampere.

Question

Penyaluran tegangan listrik dari pembangkit listrik ke para pengguna menggunakan transformator seperti pada gambar di atas. Transformator atau trafo menggunakan kumparan (solenoid) dan medan magnet yang dihasilkan untuk meningkatkan atau menurunkan tegangan listrik sesuai kebutuhan. Transformator pada dasarnya terdiri atas lilitan primer dan lilitan sekunder yang dihubungkan dengan inti besi. Lilitan primer yang mendapat tegangan AC akan menginduksi inti besi sehingga menjadi magnet. Perubahan arah arus AC membuat medan magnet yang terbentuk berubah-ubah sehingga menghasilkan tegangan AC pada ujung-ujung kumparan sekunder.SoalBerdasarkan informasi di atas, analisislah tegangan sekunder dan arus pada kumparan sekunder apabila diketahui bahwa sebuah transformator memiliki 300 lilitan pada kumparan primer, 30 lilitan pada kumparan sekunder, tegangan primer sebesar 220 Volt, dan arus listrik yang mengalir pada lilitan primer sebesar 1 Ampere.

...expand
🧐 Not the exact question you are looking for?Go ask a question

Solution

Untuk menganalisis tegangan sekunder dan arus pada kumparan sekunder, kita perlu menggunakan prinsip kerja transformator. Prinsip kerja transformator adalah rasio antara jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder sama dengan rasio antara tegangan pada kumparan primer dan sekunder. Dengan kata lain, Vp/Vs = Np/Ns, di mana Vp adalah tegangan primer, Vs adalah tegangan sekunder, Np adalah jumlah lilitan primer, dan Ns adalah jumlah lilitan sekunder.

  1. Menghitung Tegangan Sekunder (Vs) Diketahui bahwa Vp = 220 Volt, Np = 300 lilitan, dan Ns = 30 lilitan. Maka, Vs = (Ns/Np) * Vp = (30/300) * 220 = 22 Volt. Jadi, tegangan sekunder adalah 22 Volt.

  2. Menghitung Arus Sekunder (Is) Prinsip kerja transformator juga menyatakan bahwa produk tegangan dan arus pada kumparan primer sama dengan produk tegangan dan arus pada kumparan sekunder, atau Vp * Ip = Vs * Is. Diketahui bahwa Vp = 220 Volt, Ip = 1 Ampere, dan Vs = 22 Volt (hasil dari langkah 1). Maka, Is = (Vp * Ip) / Vs = (220 * 1) / 22 = 10 Ampere. Jadi, arus yang mengalir pada kumparan sekunder adalah 10 Ampere.

This problem has been solved

Similar Questions

Dua buah batang baja digosokkan magnet batang seperti gambar di atas.  Pada baja EF, magnet kutub selatan digosokkan dari bagian E ke F. sementara pada baja GH, magnet kutub utara digosokkan dari arah H ke G. Identifikasilah pernyataan berikut ini benar atau salah mengenai cara pembuatan magnet seperti pada gambar di atas.Perintah :Klik Benar pada pilihan jawaban yang benar dan Salah pada jawaban yang salah!I. Baja EF akan menjadi magnet di mana E adalah kutub selatan dan F adalah kutub utara.  blankII. Baja EF akan menjadi magnet di mana E adalah kutub utara dan F adalah kutub selatan.  blankIII. Baja GH akan menjadi magnet di mana G adalah kutub selatan dan H adalah kutub utara.  blankIV. Baja GH akan menjadi magnet di mana G adalah kutub utara dan H adalah kutub selatan.  blankBENAR  SALAH

Jika kita ingin mengubah tegangan AC 220 Volt menjadi 110 Volt dengan suatu transformator. Jika tegangan 220 Volt dihubungkan dengan kumparan primer 1000 lilitan, maka kumparan sekunder nya harus memiliki

Bacalah informasi berikut dengan cermat.Seorang siswa menginvestigasi hubungan antara jumlah lilitan kumparan elektromagnet dengan kekuatan elektromagnet yang dihasilkan. Gambar berikut menunjukkan perlatan yang digunakan siswa tersebut.Sumber: Adaptasi dari https://www.physicsandmathstutor.com/physics-revision/gcse-edexcel/magnetism-and-motor-effect/Siswa tersebut menguji kekuatan elektromagnet dengan menghitung berapa banyak klip penjepit kertas yang dapat ditarik oleh elektromagnet tersebut. Hasilnya tersaji pada tabel berikut.Jumlah lilitan kumparan elektromagnetJumlah klip penjepit kertas yang tertarik1032063094012Soal:Berdasarkan informasi di atas, analisislah pernyataan berikut yang sesuai dengan hasil percobaan di atas.Perintah:Klik pada pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)Pilihan JawabanI.               Beberapa klip penjepit kertas telah berubah menjadi magnet sehingga bisa menarik klip yang lain.  blankII.             Semakin banyak jumlah lilitan pada kumparan, maka kekuatan elektromagnetik semakin berkurang.  blankIII.           Semakin banyak jumlah lilitan pada kumparan, maka kekuatan elektromagnetik semakin besar dalam menarik klip penjepit kertas.  blankIV.           Apabila jumlah lilitan pada kumparan ditambah menjadi 50, maka jumlah klip yang tertarik semakin banyak.  blankBENAR  SALAH

Seorang siswa ingin membuat magnet seperti cara di atas. Ia menggunakan besi (magnet B = x, y) dan mendekatkan besi tersebut dengan sebuah magnet permanen (Magnet A = selatan, utara) seperti gambar di bawah ini:Identifikasilah karakteristik magnet B dengan menyatakan pernyataan di bawah ini termasuk Benar atau Salah!Magnet B akan memiliki kutub utara dan selatan yang bersifat sementara.  blankPada Magnet B, X akan menjadi kutub selatan dan Y menjadi kutub utara.  blankJika didekatkan dengan kutub selatan magnet lain, maka interaksi yang timbul antara X dengan kutub magnet tersebut adalah tarik menarik.  blankJika didekatkan dengan kutub selatan magnet lain, maka interaksi yang timbul antara Y dengan kutub magnet tersebut adalah tolak menolak.  blank

Responda verdadero o falso respecto a la siguiente afirmación:En una espira completa, el valor del par de fuerzas será máximo cuando el devanado del rotor esté dispuesto de forma horizontal al flujo del campo magnético.Seleccione una:VerdaderoFalso

1/2

Upgrade your grade with Knowee

Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.