Knowee
Questions
Features
Study Tools

Dua kawat lurus sejajar berarus listrik = 2A dan = 3A terpisah pada jarak a seperti gambar. Sebuah kawat penghantar lurus yang lain (3) berarus listrik akan diletakkan di sekitar kedua kawat sehingga kawat tidak mengalami gaya magnetic (B=0). Kawat (3) tersebut harus diletakkan pada jarak .... (kamu dapat memilih beberapa jawaban)a.2a di kiri kawat (1)b.2a di kanan kawat (2)c.3a di kiri kawat (2)d.a di kiri kawat (1)e.a di kanan kawat (2)

Question

Dua kawat lurus sejajar berarus listrik = 2A dan = 3A terpisah pada jarak a seperti gambar. Sebuah kawat penghantar lurus yang lain (3) berarus listrik akan diletakkan di sekitar kedua kawat sehingga kawat tidak mengalami gaya magnetic (B=0). Kawat (3) tersebut harus diletakkan pada jarak .... (kamu dapat memilih beberapa jawaban)a.2a di kiri kawat (1)b.2a di kanan kawat (2)c.3a di kiri kawat (2)d.a di kiri kawat (1)e.a di kanan kawat (2)

...expand
🧐 Not the exact question you are looking for?Go ask a question

Solution

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami hukum Biot-Savart dan hukum Ampere. Gaya magnetik yang dihasilkan oleh arus listrik dalam kawat lurus diberikan oleh hukum Biot-Savart:

B = μ0I / 2πr

di mana B adalah medan magnet, μ0 adalah permeabilitas magnetik vakum, I adalah arus listrik, dan r adalah jarak dari kawat.

Jika kita ingin kawat (3) tidak mengalami gaya magnetik, maka total medan magnet di posisi kawat (3) harus nol. Ini berarti bahwa medan magnet yang dihasilkan oleh kawat (1) dan (2) harus saling mengimbangi.

Jadi, kita perlu menyelesaikan persamaan berikut:

B1 + B2 = 0

Substitusi hukum Biot-Savart ke dalam persamaan di atas memberikan:

μ0I1 / 2πr1 + μ0I2 / 2πr2 = 0

di mana I1 dan I2 adalah arus dalam kawat (1) dan (2), dan r1 dan r2 adalah jarak dari kawat (1) dan (2) ke kawat (3).

Dengan menyelesaikan persamaan di atas, kita dapat menemukan posisi kawat (3) yang membuat total medan magnet nol.

Namun, pertanyaan ini tidak memberikan informasi yang cukup untuk menyelesaikan persamaan tersebut. Kita perlu mengetahui arah arus dalam kawat (1) dan (2), serta arah di mana kawat (3) akan diletakkan.

Jadi, tanpa informasi tambahan, kita tidak dapat menentukan jawaban yang benar.

This problem has been solved

Similar Questions

Seutas kawat lurus panjang menyalurkan arus I. Jika medan magnetik pada jarak d dari kawat besarnya adalah B, maka besar medan magnetik pada jarak 2d dari kawat tersebut adalah ...Question 10Select one:a.4Bb.2Bc.B/4d.8Be.B/2

Yang bukan merupakan sifat gelombang elektromagnetik adalah … .a.Arah getarannya tegak lurus arah rambatb.Dapat dipantulkan dan dibiaskanc.Memerlukan mediumd.Dapat menunjukkan gejala polarisasie.Tidak menyimpang dalam medan magnet

Sebuah taman berbentuk segitiga seperti pada gambar.Pemilik akan memasang lampu pada titik-titik A, B, C, dan D. Jika Jarak lampu C dan D 16 m, serta jarak lampu A dan D 12 m. Tentukan manakah pernyataan yang benar dan yang salah berikut ini:Jarak lampu D ke B adalah 9 m  blankJarak lampu A ke B adalah 12 m  blankJarak lampu A ke C adalah 20 m  blankJarak lampu C ke B adalah 15 m  blank√ Χ

Dua buah batang baja digosokkan magnet batang seperti gambar di atas.  Pada baja EF, magnet kutub selatan digosokkan dari bagian E ke F. sementara pada baja GH, magnet kutub utara digosokkan dari arah H ke G. Identifikasilah pernyataan berikut ini benar atau salah mengenai cara pembuatan magnet seperti pada gambar di atas.Perintah :Klik Benar pada pilihan jawaban yang benar dan Salah pada jawaban yang salah!I. Baja EF akan menjadi magnet di mana E adalah kutub selatan dan F adalah kutub utara.  blankII. Baja EF akan menjadi magnet di mana E adalah kutub utara dan F adalah kutub selatan.  blankIII. Baja GH akan menjadi magnet di mana G adalah kutub selatan dan H adalah kutub utara.  blankIV. Baja GH akan menjadi magnet di mana G adalah kutub utara dan H adalah kutub selatan.  blankBENAR  SALAH

Fenomena Salat Witir di IndonesiaRais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan bahwa shalat witir 1 rakaat sekali salam atau tiga rakaat sekali salam itu sah. Hal ini dijelaskannya sebagai bentuk jawaban atas kontroversi pelaksanaan shalat witir yang menggunakan istilah 3 rakaat 2 kali salam dan shalat witir 3 rakaat sekali salam.Pendapat ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad: Baca Juga Penjelasan Gus Baha tentang Shalat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam dan 2 Rakaat Sekali Salam « مَثْنىَ مَثْنىَ فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ »“Dua rakaat, dua rakaat. Apabila kamu khawatir mendapati shubuh, maka hendaklah kamu shalat witir satu rakaat.” (HR. Bukhari)"Harusnya witir itu kalau tidak mau resiko ya lakukan dua rakaat lalu tasyahud awal kemudian menambahkan satu rakaat lagi seperti shalat maghrib. Cuma cara ini tidak populer. Atau witirnya hanya satu rakaat saja, sah. Umumnya 3 rakaat dua salam," jelas Gus Baha seperti dikutip dari akun Youtube Islamadina Official, Sabtu (1/4/2023).Menurut Gus Baha, dalam kontroversi witir ini tidak usah dicari benar salahnya, karena lebih utama ialah melakukan shalat. Baik yang meyakini shalat witir langsung 3 rakaat sekali salam, 1 rakaat sekali salam atau 3 rakaat dua kali salam. Semoga saja Allah memberikan ampunan pada semuanya. Witir itu yang kontroversi sudah pernah dibahas Imam Nawawi dalam kitabnya. Kata Gus Baha, shalat witir yang 2 rakaat lalu salam dan tambah 1 rakaat lagi itu secara keilmuan memang aneh. Karena shalat yang sudah salam dianggap shalat tersendiri, mandiri, tidak gabung. Tidak bisa berta'aluq ke shalat setelahnya. "Khusus 3 rakaat dua salam di Indonesia para ulama mengakalinya dengan menambahkan kata minal witri sebelum shalat," tegasnya. Lebih rinci Gus Baha menjelaskan, shalat tarawih yang diakhiri shalat witir 3 rakaat dengan konsep 2 rakaat salam lalu shalat lagi 1 rakaat memang terlihat aneh, namun tetap bisa dilakukan. Karena shalat witir, tapi jumlahnya dua. Sedangkan witir artinya ganjil. Namun, jika dikatakan bahwa sebenarnya tiga, tapi nyicil dua dulu baru tambah lagi. Ini seakan menjelaskan kepada Allah, bahwa shalatnya bertahap, nyicil dulu.Ada perbedaan pelaksanaan salat witir, terutama ketika dilaksanakan secara berjamaah di bulan Ramadhan. Perbedaan tersebut berkenaan dengan jumlah rakaat witir yang seharusnya dilaksanakan sesuai dengan syariat islam.Sumber :  https://www.nu.or.id/nasional/penjelasan-gus-baha-soal-shalat-witir-3-rakaat-dua-kali-salam-atau-3-rakaat-sekali-salam-SJzlwSoal: Berikut pernyataan yang tepat sesuai dengan hukum pelaksanaan salat witir sesuai dengan bacaan di atas adalah …Perintah: Berikan tanda (√) pada jawaban yang benar, dan tanda (X) pada jawaban yang salah!Pilihan Jawaban:Pelaksanaan mayoritas witir dengan metode 2 plus 1 merupakan sesuatu yang boleh saja dilakukan karena sudah sesuai syariah  blankPelaksanaan witir minimal 1 rakaat langsung salam atau 3 rakaat sekali salam  blankPelaksanaan witir dengan metode 2 plus 1 harus diganti karena tidak sesuai dengan syariat  blankMenurut gus Baha 2 rakaat pertama witir dianggap sebagai pengantar salat witir, bukan salat witir sesungguhnya  blank√ X

1/3

Upgrade your grade with Knowee

Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.