Knowee
Questions
Features
Study Tools

Dua benda yang berbeda jenisnya P dan Q dipanaskan dengan temperatur awal 25 °C. Benda P memiliki panjang 2 kali panjang benda Q. Kenaikan temperatur benda Q adalah 3 kali kenaikan temperatur benda P. Jika perubahan panjang kedua benda setelah dipanaskan sama besar, maka perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah . . .Question 7Answera.1 : 2b.2 : 1c.3 : 2d.2 : 3e.3 : 1

Question

Dua benda yang berbeda jenisnya P dan Q dipanaskan dengan temperatur awal 25 °C. Benda P memiliki panjang 2 kali panjang benda Q. Kenaikan temperatur benda Q adalah 3 kali kenaikan temperatur benda P. Jika perubahan panjang kedua benda setelah dipanaskan sama besar, maka perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah . . .Question 7Answera.1 : 2b.2 : 1c.3 : 2d.2 : 3e.3 : 1

🧐 Not the exact question you are looking for?Go ask a question

Solution 1

Dalam fisika, koefisien muai panjang (α) didefinisikan sebagai perubahan panjang per satuan panjang per derajat perubahan suhu. Dengan kata lain, α = ΔL / (L0 * ΔT), di mana ΔL adalah perubahan panjang, L0 adalah panjang awal, dan ΔT adalah perubahan suhu.

Diketahui bahwa panjang awal benda P adalah 2 kali panjang benda Q, jadi kita bisa menulis LP = 2LQ. Kenaikan suhu benda Q adalah 3 kali kenaikan suhu benda P, jadi kita bisa menulis ΔTQ = 3ΔTP. Perubahan panjang kedua benda setelah dipanaskan sama besar, jadi kita bisa menulis ΔLP = ΔLQ.

Kita bisa menggantikan nilai-nilai ini ke dalam rumus koefisien muai panjang untuk mendapatkan αP dan αQ:

αP = ΔLP / (LP * ΔTP) = ΔLQ / (2LQ * ΔTP) αQ = ΔLQ / (LQ * ΔTQ) = ΔLP / (LQ * 3ΔTP)

Kita bisa membagi dua persamaan ini untuk mendapatkan perbandingan αP dan αQ:

αP / αQ = (ΔLQ / (2LQ * ΔTP)) / (ΔLP / (LQ * 3ΔTP)) = 3/2

Jadi, perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah 3 : 2. Jadi jawabannya adalah (c) 3 : 2.

This problem has been solved

Solution 2

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami konsep koefisien muai panjang. Koefisien muai panjang adalah perubahan panjang per satuan panjang per derajat perubahan suhu. Dalam hal ini, kita tahu bahwa perubahan panjang kedua benda adalah sama, jadi kita bisa mengabaikan panjang awal dan fokus pada perubahan suhu dan koefisien muai panjang.

Diketahui bahwa kenaikan temperatur benda Q adalah 3 kali kenaikan temperatur benda P. Jadi, jika kita menunjuk kenaikan temperatur benda P sebagai x, maka kenaikan temperatur benda Q adalah 3x.

Kita juga tahu bahwa koefisien muai panjang adalah perubahan panjang dibagi dengan panjang awal dan perubahan suhu. Karena perubahan panjang kedua benda sama, kita bisa mengatakan bahwa koefisien muai panjang benda P (kita sebut sebagai αP) dibagi dengan koefisien muai panjang benda Q (kita sebut sebagai αQ) adalah sama dengan perubahan suhu benda Q dibagi dengan perubahan suhu benda P.

Jadi, αP/αQ = ΔTQ/ΔTP = 3x/x = 3.

Jadi, perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah 1:3. Namun, pilihan ini tidak tersedia dalam pilihan jawaban yang diberikan. Mungkin ada kesalahan dalam pertanyaan atau pilihan jawaban.

This problem has been solved

Solution 3

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami konsep koefisien muai panjang. Koefisien muai panjang adalah perubahan panjang per satuan panjang per derajat perubahan suhu. Dalam hal ini, kita tahu bahwa perubahan panjang kedua benda sama besar, jadi kita bisa mengabaikan panjang awal benda dan fokus pada perubahan suhu dan koefisien muai panjang.

Diketahui bahwa kenaikan temperatur benda Q adalah 3 kali kenaikan temperatur benda P. Jadi, jika kita menunjuk kenaikan temperatur benda P sebagai x, maka kenaikan temperatur benda Q adalah 3x.

Kita juga tahu bahwa koefisien muai panjang adalah perubahan panjang per satuan panjang per derajat perubahan suhu. Jadi, jika kita menunjuk koefisien muai panjang benda P sebagai y, maka koefisien muai panjang benda Q adalah 3y.

Karena perubahan panjang kedua benda sama besar, maka kita bisa mengatakan bahwa yx = 3y3x. Dari persamaan ini, kita bisa simpulkan bahwa perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah 1:3.

Namun, dalam pilihan jawaban tidak ada 1:3. Oleh karena itu, mungkin ada kesalahan dalam soal atau pilihan jawabannya.

This problem has been solved

Solution 4

Dalam fisika, rumus untuk perubahan panjang suatu benda akibat pemanasan adalah ΔL = αLΔT, di mana ΔL adalah perubahan panjang, α adalah koefisien muai panjang, L adalah panjang awal, dan ΔT adalah perubahan suhu.

Diketahui bahwa perubahan panjang kedua benda sama besar, sehingga kita bisa menulis:

ΔL_P = ΔL_Q

Dengan mengganti ΔL dalam rumus di atas, kita mendapatkan:

α_P * L_P * ΔT_P = α_Q * L_Q * ΔT_Q

Diketahui bahwa L_P = 2L_Q dan ΔT_Q = 3ΔT_P. Jika kita ganti dalam rumus di atas, kita mendapatkan:

α_P * 2L_Q * ΔT_P = α_Q * L_Q * 3ΔT_P

Setelah membagi kedua sisi dengan L_Q * ΔT_P, kita mendapatkan:

2α_P = 3α_Q

Jadi, perbandingan koefisien muai panjang benda P dan Q adalah 2 : 3. Jadi, jawabannya adalah (d) 2 : 3.

This problem has been solved

Similar Questions

eknik memasak makanan dengan minyak sedang dan mengggunakan temperatur 150 - 170'C dalam dry heat cooking method disebut teknik  *10 pointsA. Deep FryingB. BoilingC. Shallow FryingD. Stirfrying

Sebatang besi mula-mula suhunya 300 K. Batang besi ini dipanaskan sehingga terjadi kenaikan suhu sebesar 200 K. Kenaikan suhu ini dalam skala Celcius adalah sebesar . . . C°.Question 4Answera.200b.473c.500d.673e.300

Benda langit yang berada di luar angkasa kadang bergerak mendekati bumi, bahkan hingga masuk ke dalam angkasa bumi (1) . Kemudian terjadi gesekan antara benda langit tersebut dengan atmosfer bumi sehingga menimbulkan panas. Panas yang terjadi akan menyebabkan benda langit tersebut hancur sebelum sampai ke bumi. Pijaran cahaya tersebut terkadang dapat terlihat di malam hari. Keadaan ini memberikan kesan seperti bintang berpindah atau bintang jatuh (2). Namun terkadang ada beberapa benda langit yang dapat menembus atmosfer bumi hingga sampai ke permukaan bumi (3). Benda langit tersebut memiliki nama yang berbeda berdasarkan keadaan dan kondisinya, nama benda langit tersebut yang sesuai dengan penomoran (2), (3) dan (1)  secara berturut-turut adalah ...Soal 31Jawabana.meteoroid, meteor, meteoritb.meteoroid, meteor, meteoritc. meteor, meteoroid, meteoritd.meteor, meteorit, meteoroid

diketahui q1 = 2 dan q2 = 5 bermuatan positif dengan jarak 3 cmBesarnya gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan akan berbanding lurus dengan besarnya muatan, tetapi berbanding terbalik dengan jarak antara dua benda tersebut, Q1 dan Q2. Analisislah gaya Coulomb yang terjadi pada dua benda bermuatan di atas apabila jarak antara kedua benda diperbesar 2 kali lipat.Perintah:Klik Benar pada pilihan jawaban yang benar dan Salah pada jawaban yang salah!Pilihan Jawaban:I.           Gaya Coulomb yang terjadi adalah sebesar ¼ kali dari Gaya Coulomb pertama.  blankII.         Gaya Coulomb yang terjadi adalah sebesar ½ kali dari Gaya Coulomb pertama.  blankIII.       Gaya Coulomb yang terjadi pada kedua benda bermuatan tersebut apabila jarak diperbesar 2 kali lipat adalah sebesar 25 N.  blankIV.       Gaya Coulomb yang terjadi pada kedua benda bermuatan tersebut apabila jarak diperbesar 2 kali lipat adalah sebesar 50 N.  blank BENAR  SALAH

Saat efek gas rumah kaca menjadi semakin kuat dengan semakin banyaknya panas yang terperangkap di bumi, dan konsekuensinya temperatur di seluruh dunia meningkat dikenal sebagai:Question 20AnswerA.Pemanasan GlobalB.Efek rumah kacaC.Perubahan IklimD.Jawaban A dan C benar

1/3

Upgrade your grade with Knowee

Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.