Berdasarkan informasi di atas, identifikasilah bidang ilmu apa yang mendukung perkembangan bioteknologi pada kondisi berikut. Sekelompok siswa melakukan percobaan membuat produk bioteknologi konvensional berupa donat. Mereka menggunakan yeast untuk membuat adonan donat mengembang. Yeast mengandung khamir Saccharomyces cerevisiae. Adonan donat mengembang aktivitas Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu genetika. Mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan donat adalah Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu mikrobiologi. O Adonan donat mengembang aktivitas Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu biologi molekuler. O Mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan donat adalah Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu biokimia.
Question
Berdasarkan informasi di atas, identifikasilah bidang ilmu apa yang mendukung perkembangan bioteknologi pada kondisi berikut. Sekelompok siswa melakukan percobaan membuat produk bioteknologi konvensional berupa donat. Mereka menggunakan yeast untuk membuat adonan donat mengembang. Yeast mengandung khamir Saccharomyces cerevisiae. Adonan donat mengembang aktivitas Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu genetika. Mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan donat adalah Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu mikrobiologi. O Adonan donat mengembang aktivitas Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu biologi molekuler. O Mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan donat adalah Saccharomyces cerevisiae, merupakan penerapan dari ilmu biokimia.
Solution
Berdasarkan informasi di atas, bidang ilmu yang mendukung perkembangan bioteknologi dalam konteks ini adalah:
-
Ilmu Genetika: Ini adalah studi tentang gen, variasi genetik, dan pewarisan dalam organisme hidup. Dalam konteks ini, ilmu genetika digunakan untuk memahami bagaimana khamir Saccharomyces cerevisiae bekerja untuk membuat adonan donat mengembang.
-
Ilmu Mikrobiologi: Ini adalah studi tentang mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, fungi, dan parasit. Dalam konteks ini, ilmu mikrobiologi digunakan untuk memahami bagaimana mikroorganisme seperti Saccharomyces cerevisiae dapat digunakan dalam proses pembuatan donat.
-
Ilmu Biologi Molekuler: Ini adalah studi tentang biologi pada tingkat molekuler, dengan fokus pada struktur dan fungsi molekul yang penting dalam biologi. Dalam konteks ini, ilmu biologi molekuler digunakan untuk memahami bagaimana aktivitas Saccharomyces cerevisiae pada tingkat molekuler menyebabkan adonan donat mengembang.
-
Ilmu Biokimia: Ini adalah studi tentang reaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup. Dalam konteks ini, ilmu biokimia digunakan untuk memahami bagaimana Saccharomyces cerevisiae berinteraksi dengan bahan lain dalam adonan donat pada tingkat kimia.
Similar Questions
No.Produk BioteknologiNama BahanMikroorganisme (agen biologi)IYogurtSusu blankIIKejuSusu blankIIIKecapKedelai hitam blankIVTempeKedelai blankLactobacillus bulgaricusNeurospora crassa Penicillium camemberti Aspergillus wentii Rhizopus oryzae Saccahromyces cerevisiae
Bioteknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia baik dalam bidang pangan, farmasi, kedokteran, dan industri. Sampai saat ini ilmuwan terus melakukan penelitian dalam bidang bioteknologi yang dapat menghasilkan suatu produk baru sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, di samping memberikan berbagai keuntungan atau dampak positif penerapan bioteknologi juga menimbulkan dampak negatif, seperti yang terlihat dari gambar di atas. Berdasarkan informasi di atas, berikut ini yang merupakan dampak negatif dari bioteknologi terhadap kehidupan manusia adalah..... Omenciptakan hasil pangan dengan nilai gizi yang tinggi O penggunaan varietas tanaman transgenik yang sama dalam skala besar dalam pertanian, dapat menyebabkan penurunan keragaman genetik O meningkatnya kandungan bakteria Eschericia coli dalam usus halus setelah disuntik hormon insulin sintetis bagi penderita diabetes melitus Omeningkatkan ketahanan tamanan pertanian terhadap hama yang merusak tanaman
1. Mikroorganisme apakah yang berperan dalam pembuatan produk bioteknologi konvensional roti? 2. Bagaimana peran mikroorganisme tersebut dalam proses pembuatan roti? Tuliskan dengan jelas dan lengkap proses fermentasi yang dilakukan oleh mikrooganismenya. 3. Apabila pada pembuatan roti tidak ditambahkan yeast, prediksikan apa yang akan terjadi pada roti tersebut?
Perhatikan gambar berikut.Sumber: Adaptasi dari Kemendikbud. 2018. IPA SMP/MTs Kelas IX Semester 2. Soal:Bioteknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia baik dalam bidang pangan, farmasi, kedokteran, dan industri. Sampai saat ini ilmuwan terus melakukan penelitian dalam bidang bioteknologi yang dapat menghasilkan suatu produk baru sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, disamping memberikan berbagai keuntungan atau dampak positif penerapan bioteknologi juga menimbulkan dampak negatif, seperti yang terlihat dari gambar di atas. Gambar tersebut menunjukkan demonstrasi warga menolak tanaman transgenik yang dikembangkan oleh para ahli.Berikut ini yang bukan dampak negatif dari bioteknologi adalah ....Perintah:Klik pada pilihan jawaban yang benar!a.alkohol yang dihasilkan selama proses fermentasi merusak kesehatan bila dikonsumsib.mengurangi plasma nutfah di Indonesiac.hasil limbah yang tinggi hasil dari sisa produk bioteknologid.menciptakan hasil pangan dengan nilai gizi yang tinggi
Perhatikan gambar dan informasi berikut.Roti merupakan salah satu alternatif pengganti nasi. Pada umumnya roti dibuat dari tepung terigu, air, ragi, garam, gula, lemak, susu bubuk dan pengemulsi. Ada banyak faktor penentu kualitas roti salah satunya proses fermentasi. Proses fermentasi terjadi karena adanya penambahan ragi/yeast pada roti. Ragi sendiri merupakan mikroorganisme yang berperan dalam pengembangan roti seperti Saccharomyces cereviciae. Pada pembuatan roti, yeast ditambahkan pada tepung terigu yang telah ditambah air. Kemudian dilakukan pengadukkan hingga merata.Sumber: https://www.dictio.id/t/bagaimana-proses-farmentasi-adonan-roti/81994Soal: Berdasarkan informasi di atas, setelah adonan roti dibuat (gambar A) kemudian didiamkan selama beberapa saat, akan mengembang menjadi adonan pada gambar B. Identifikasilah mengapa adonan roti tersebut bisa mengembang setelah didiamkan beberapa saat.Perintah :Klik pada pilihan jawaban yang benar! (lebih dari 1 jawaban)Pilihan jawabanI. Adonan roti mengembang setelah didiamkan karena hasil fermentasi glukosa yang dilakukan Saccharomyces cerevisiae. blankII. Adonan roti mengembang karena gas karbondioksida yang dihasilkan dari hasil fermentasi yeast terperangkap dalam adonan roti. blankIII. Adonan roti mengembang karena dihasilkan gas oksigen yang terperangkap dalam adonan roti dari hasil fermentasi yeast. blankIV. Adonan roti mengembang karenal fermentasi protein yang dilakukan Saccharomyces cerevisiae menghasilkan alkohol yang terperangkap dalam adonan roti. blankBENAR SALAH
Upgrade your grade with Knowee
Get personalized homework help. Review tough concepts in more detail, or go deeper into your topic by exploring other relevant questions.